CARA MENGHINDARI FRAUD DI BISNIS ANDA


Fraud atau kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh karyawan sering terjadi dibagian-bagian seperti di bawah ini :

  1. Gudang – gudang adalah bagian yang rawan terjadinya penyelewengan. Banyak kasus-kasus terjadi kebocoran di bagian gudang ini. Modus operandinya adalah karena ada celah dimana perusahaan tidak pernah lakukan stok opname, kedua tidak ada catatan secara komputerisasi sebagai pembanding. Ini adalah bagian rawan yang sering dimanfaatkan oleh karyawan yang tidak memiliki niat baik dalam bekerja.
  2. Piutang Penjualan – ini juga pusat penyelewengan terbesar, baik yang dilakukan oleh karyawan sendiri maupun customer. Modus operandinya bermacam-macam, seperti tukar tanda terima palsu, penjualan palsu, sampai aktivitas collection yang tidak disetorkan karena tidak adanya pencatatan yang jelas.
  3. Kas – bagian ini juga tempat bagian yang sering bocor diselewengkan oleh karyawan. Oleh sebab itu mesti cermat dalam mengatur posisi kas. Biasanya ada kas besar dan kas kecil. Kas besar terkait dengan transaksi di bank, masih bisa dicegah jika menggunakan rekening bisnis. Jika menggunakan rekening pribadi banyak dibobol kalau karyawan sudah melampaui wewenangnya. Kas kecil juga begitu, modus operandi penggunaannya adalah kwitansi palsu, mark up, dan pembelian palsu dan lainnya.
  4. Hutang dagang – hutang dagang juga begitu. Jika tidak cermat dan transfer selalu ke rekening pribadi, maka patut dicurugai. Sebaiknya bagian ini pembayaran semua pakai rekening bisnis, meskipun hal ini juga bisa bobol dengan meminta komisi pada supplier. Supplier sudah me-mark up harga jual produk yang dijualnya.
    Bagaimana menghindari semuanya? Yang mesti dilakukan adalah pakailah sistem software accounting atau sejenisnya agar semua transaksi bisa dicatat dengan benar. Karena di software accounting setiap transaksi yang terjadi akan mempengarui bagian lainnya. Misalnya ketika dilakukan penjualan, otomatis mengurangi stok di gudang. Jika ada penjualan saja maka stok bisa keluar. Yang kedua yang mesti dilakukan adalah audit internal. Jadi secara berkala dilakukan audit baik Kas, Piutang, Hutang dan persediaan agar saldo sesuai, dan jika terjadi kecurangan akan bisa diketahui lebih awal.
    Semoga artikel ini menjadi bermafaat bagi pembaca, jika pembaca membutuhkan pendampingan dalam implementasi software accounting dan audit internal di perusahaan, silahkan hubungi kami di https://wa.me/6281252982900. Kami siap mendampingi anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s