KOMPONEN-KOMPONEN INTI DALAM UPAYA UNTUK MEMBANGUN SISTEM AUTOPILOT PADA BISNIS ANDA

Semua perusahaan pastinya mengharapkan agar perusahaan mereka mampu mengaplikasikan sistem autopilot, dan tentunya Anda juga bukan? Menjalankan perusahaan yang mampu mengaplikasikan sistem Autopilot yaitu perusahaan yang mampu berjalan sendiri dan bisa berkembang meskipun hanya membutuhkan sedikit pengawasan dari kita. Bayangkan saja jika perusahaan Anda mampu seperti itu, pastinya Anda juga tidak akan terlalu pusing-pusing untuk mengecheck karyawan Anda dan dapat dengan begitu tenangnya menjalankan kegiatan Anda sehari-hari yang lainnya tanpa terlalu banyak beban pikiran. Enak sekali kan ya!!

Agar Anda mampu menerapkan dan menjalankan bisnis Anda bisa menjadi seperti Autopilot, maka hal-hal yang perlu untuk Anda bangun pertamakalinya adalah beberapa sistem dan team yang terlibat langsung didalam sistem tersebut. Sistem yang akan Anda bangun juga harus mampu untuk mengurutkan setiap masing-masing proses dari prosedur-prosedurnya jika diulang-ulang secara terus-menerus maka hasilnya juga akan tetap sama saja. Sistem ini juga harus dibakukan, agar bisnis Anda tidak memerlukan Anda sendiri sebagai “superman” yang harus memerintah dan selalu mengontrol segala operasionalnya dari kegiatan sehari-hari perusahaan Anda. Agar dapat mewujudkan hal seperti itu, maka Anda perlu untuk membangun beberapa pilar utama berikut ini:

1. Sistem operasional sehari-hari.

Sistem operasional prosedur merupakan sistem baku yang bertujuan untuk mendelegasikan/memberitahukan kepada semua karyawan Anda tentang bagaimana tata cara wajib dalam menghandle setiap operasional perusahaan dari order sampai delivery dengan lebih efektif dan dengan se-efisien mungkin kepada para customer. Sejak dari awal terjadinya closing oleh sales sampai produk/jasa sudah diterima oleh customer. Misalnya: order packing, packing, sampai terjadi delivery. Maka didalam sistem operasional tersebut juga meliputi pembelian dan manajemen persediaan/stok (kecuali untuk perusahaan besar (hal itu menjadi jauh lebih kompleks), kedua hal ini juga msih bisa dipisah-pisah dengan menggunakan sistem tersendiri/khusus.

2. Manajemen keuangan.

Sistem keuangan bertujuan untuk mengatur pemasukan dan pengeluaran uang dari dan ke bisnis Anda. Penjualan tunai maupun kredit, pelunasan dari customer, pembayaran para supplier, cicilan hutang, mutasi kas kecil. Sistem manajemen keuangan seperti ini bertugas untuk memastikan bahwa perusahaan Anda masih memiliki cukup uang/dana agar bisa terus beroperasi dan mampu menguntungkan (menghasilkan profit/kas) inti bagi perusahaan.

3. Proses poduksi.

Jika bisnis Anda melibatkan sebuah proses manufaktur/produksi, maka Anda juga perlu untuk membuat sistem produksi. Manfaatnya adalah untuk memastikan bahwa pesanan customer atau rencana produksi Anda bisa tepat atau setidaknya tidak sampai meleset dari apa yang selama ini sudah diperkirakan (forecasting) baik dari sisi jumlah, kualitas, maupun jadwal untuk deliverynya. Didalamnya juga sudah termasuk penyiapan-penyiapan bahan baku, perawatan mesin, sampai dengan quality controlnya.

4. Sistem Admin.

Sistem admin/administrasi adalah tentang bagaimana cara Anda dalam mencatat semua transaksi-transaksi keuangan untuk tujuan pelaporan dan analisis. Akuntansi adalah raport dari perusahaan Anda, diumpamakan sebagai cermin yang selama ini digunakan untuk bercermin oleh perusahaan Anda dalam rangka untuk memikirkan berbagai perbaikan-perbaikan terhadap kinerja perusahaan melalui sebuah gambaran nominal angka. Mulai dari pembelian, hutang, stock, penjualan, kas/bank sampai dengan laba/rugi.

Tanpa adanya angka-angka tersebut, maka Anda hanya akan sekedar menerka-nerka dalam kegelapan. Sangat penting artinya bagi Anda untuk bisa memiliki seseorang yang mampu bertanggungjawab dalam menghandle segala urusan administrasi dan keuangan Anda agar Anda bisa memiliki angka-angka yang lebih jelas. Mempermudah kinerja dari seorang admin Anda agar dapat menggunakan aplikasi yang didalamnya sudah mencakup sistem admin dan sistem keuangan. Dengan cara menggunakan aplikasi yang benar-benar sesuai, maka Anda juga dapat melihat bagaimana keadaan dari stok dan keuangan Anda kapanpun dan dimanapun juga Anda berada.

5. Manajemen Marketing.

Kegiatan marketing adalah tentang bagaimana cara Anda dalam mendatangkan para calon-calon customer atau lead untuk bisa masuk ke dalam bisnis Anda, pada praktek sebenarnya bisa berupa inbound call, store visit atau visitor ke website Anda. Team marketing memang bertugas untuk mengkomunikasikan produk/jasa Anda kepada para target customer melalui berbagai macam channel, baik yang offline maupun online. Seperti contoh: menyebarkan brosur, memasang baliho, pasang iklan dari facebook, mengikuti pameran, dan lain sebagainya.

2. Manajemen Sales.

Sales adalah tentang bagaimana cara Anda dalam mengkonversikan para calon pembeli yang sudah dikirimkan oleh manajemen marketing agar bisa menjadi pembeli aktif dan selanjutnya bisa meningkatkannya untuk menjadi loyal customer. Tentukan bagaimana proses penjualan dari bisnis Anda, apakah membutuhkan presentasi, ataukah via chat. Trainingkan sales/chat scriptnya, asah tata cara berpresentasi kepada mereka, siapkan demo produk dan juga material pendukungnya kepada sales-sales Anda yang lainnya.

7. Sistem HR.

Terlalu banyak yang mengabaikan sistem ini, karena mereka tidak memahami benar tentang apa saja fungsi sebenarnya dari HR ini. Penggunaan sistem Human Resource (HR) bertujuan sebagai pendukung dari keenam sistem diatas, yaitu untuk mengatur tentang bagaimana Anda dalam merekrut, menyeleksi, mendevelop team agar mereka bisa menjadi super team yang nantinya akan mampu dalam melaksanakan keenam dari sistem diatas. Sistem Human Resource bertugas untuk mengawasi berjalan atau tidaknya kesesuaian dari standard operasional yang selama ini telah dijalankan dan untuk menegakan kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi oleh semua team Anda. dari super team inilah yang akan mampu membangun berjalannya sistem autopilot dari perusahaan Anda, tanpa adanya team yang bertanggungjawab dan cukup terlatih, maka sistem autopilot tidak akan mampu berjalan dengan optimal.

Dan Team Anda adalah orang-orang yang akan melaksanakan semua sistem diatas dan yang secara riil akan mampu membangun perusahaan Anda. Membangun sistem dan team juga membutuhkan proses dan waktu yang tidak sebentar, namun hasilnya bisa menjadi sepadan agar perusahaan Anda bisa di duplikasikan dan lambat laun akan mampu berjalan dengan sendirinya tanpa terlalu banyak adanya kehadiran dari Anda.

Nah, sekarang sudah waktunya bagi Anda untuk membangun SUPER TEAM Anda sendiri agar bisnis Anda bisa sesegera mungkin ber Autopilot dan Anda menjadi semakin bebas untuk melakukan segala aktivitas Anda. Apabila anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai manajemen outopilot dan membutuhkan bimbingan dalam pembuatan komponen manajemen outopilot, seperti pembuatan SOP lengkap mulai produksi, pemasaran, HRD, finance dan accounting dan operasional serta perangkat lunak seperti software accounting dan pay roll dan HRD, serta hal lain terkait manajemen outopilot, silahkanm hubungi groedu@gmail.com atau kontak ke 081-252-982900 atau 081-8521172. Tim kami siap membantu anda!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s