STRATEGY MENGGABUNGKAN PENJUALAN PRODUK LEWAT OFF LINE DAN ON LINE

Seperti yang kita ketahui dalam penjualan produk terdapat dua cara yang berbeda. Pada era sebelum munculnya internet, pemasaran produk dilakukan lewat on line yaitu channel yang digunakan adalah saluran tradisional dan modern. Namun pada saat ini ketika internet telah menjadi wabah dan menjadi trend dalam dunia komunikasi, penjualan lewat off line dapat ditambah dengan saluran on line. Penjualan on line pada saat ini berkembang pesat dengan market tersendiri. Namun yang perlu digarisbahwahi kalau selama ini perushaaan hanya focus ke penjualan off line, sebaiknya mulai melirik ke penjualan on line ini.

Menggabungkan distribusi produk kepada saluran yang berbeda menjadi langkah yang tepat dalam menaikan penjualan produk sebab masing-masing memiliki kekuatan tersendiri dalam era penjualan saat ini. Beberapa perusahaan distribusi seperti Enseval telah mengkombinasikan strategi on line dan off line. Produk susu yang dipegangnya selain disaluran lewat distributor dan toko-toko, disalurkan pula lewat program on line, dengan logistic terpisah saluran lewat on line ini bisa menunjang penjualan lewat off line. Oleh karena itu strategy penggabungan ini akan semakin baik apabila mulai disadari oleh pebisnis yang selama ini berkutat di penjualan secara of line yaitu mendistribusikan ke seluruh jaringan yang ada melalui darat. Selain biaya yang cukup tinggi, karena ada beban operasional mobil delivery dan sales force sebagai pendistribusi, penjualan off line ini bisa didukung dengan penjualan yang bersifat on line.

Penjualan on line dapat mempermudah konsumen untuk mendapatkan produk pas di depan pintu rumah setelah habis berjalan-jalan. Contoh di korea, penjualan produk sudah menggunakan barcode scanner, dimana pembeli tinggal memfoto atau mengarahkan kamera kepada produk yang dibelinya dan kemudian mengadakan transasi melalui on line, setelah semua dipesan pemesan dapat melakukan perjalanan ke tempat-tempat yang disukai. Sesampai apartemen atau rumah tinggal barang yang dipesannya telah diterimanya dengan baik. Inilah fenomena baru yang perlu dikerjakan oleh pebisnis yang selama ini berkutat pada penjualan off line.

Nah, untuk menambah jalur on line yang dibutuhkan oleh perusahaan adalah website yang sangat komunikatif, memiliki fitur form order, memiliki ruang informasi dan pamer produk yang dipasarkan. Setelah web dibangun, pemilik bisnis tidak bisa meninggalkan web begitu saja, tetapi web perlu dimaintenace sedemikian rupa agar web selalu di halaman pertama. Oleh sebab dalam pengembangan web perusahaan mmebutuhkan conten yang cukup menarik pada web, sehingga selain banyak pengunjung datang ke situs pemilik bisnis, web yang dimiliki perusahaan dapat berada di halaman pertama ketika perselancar pencari produk sedang mengetik key word di google search.

Pengabungan penjualan lewat on line dan lewat off line ini akan sangat luar biasa apabila perusahaan telah melakukan pengembangan website sedemikian rupa. Serta pemacuan penjualan lewat off line lewat para sales force yang dimiliki perusahaan. Jadi sebaiknya pikirkanlah lagi untuk menggabungkan antara penjualan off line dan on line agar penjualan produk perusahaan semakin meningkat. (Frans M. Royan)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s