Cara efektif merekrut salesman ditengah sulitnya mencari SDM tenaga penjual di tengah masyarakat

Beberapa persepsi negatif tentang seorang salesman dan salesgirl dimasyarakat menyebabkan profesi ini jarang sekali disukai, terkecuali kalau kepepet dengan kondisi hidup sehingga rofesi sebagai penjual adalah alternatif untuk lepas dari sulitnya kehiduapan. Padahal aktiftas penjualan ini adalah soko guru perekonomian di negara maju dimana jiwa kewirausahaannya tertanam kuat. Tidak bisa disalahkan karena budaya priyayi sangat mendominasi budaya Indonesia yang selalu sekolah orientasi kerja di kantor atau menjadi pegawai negeri dengan berbagai kelebihan dan kelemahannya. Bagaimana dengan profesi sebagai pedagang? jawabannya masih meragukan, berbeda dengan etnis Tionghoa alternatif berdagang itu sangat kuat.

Sekarang tinggal bagaimana merubah paradigma tersebut sehingga dimasa krisis ini jelas posisi berdagang sangat terpukul, tapi bisa mematangkan mental mereka untuk lebih survival, sehingga timbul pertanyaan bagaimana dengan pedagang profesional ? dapat kita lihat beberapa karakteristik dibawah ini.

Pedagang profesional lebih mengunggulkan “layanan” pelanggan ketimbang keuntungan semata. Oleh sebab itu jika profesi sebagai penjual sudah menginjak sebagai penjual profesional, berdagang bukan lagi berdagang seperti pedagang konvensional yang mengutamakan keuntungan semata. Tetapi lebih memperhatikan keuntungan jangka panjang dengan memperhatikan merek produk yang diperdagangkan, penemuan-penemuan produk baru sebagai ujud untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Serta menjual tidak dalam posisi win –lose, tetapi win-win solution.

Pedagang profesional lebih mengedepankan mutu dari produk yang dijualnya. Dengan demikian tidak ada pedagang profesional yang bertindak sebagai “tukang bohong” yang sering didengung-dengungkan. Pilihan sebagai seorang salesman profesional bukanlah identik dengan sebagai profesi yang bohong sana bohong sini, tetapi lebih memberikan kepercayaan pada pelanggan akan mutu produk yang diperdagangkan. Oleh sebab itu salesman profesional akan memperhatikan layanan purna jual. Serta menjamin produk disisi kualitas dan apabila terdapat komplain yang dilakukan oleh customer, tentu saja seorang penjual profesional akan segera mengganti atau memberikan service sedemikian rupa untuk menjaga hubungan dengan pelanggan tetap baik.

Hubungan yang dibina oleh seorang yang bergerak dibidang penjualan adalah hubungan jangka panjang. Berpedoman pada human relationship seorang penjual menempatkan pekerjaannya secara profesional. Sehingga dalam hubungan yang sudah sangat baik dan pada puncak piramid (piramid pelanggan) seorang penjual sebenarnya tak perlu lagi menjual produk yang diperdagangkan, customer sudah memiliki peta pembelian dibenaknya atas human relationship yang sudah dibangun oleh seorang penjual.

Itu adalah karakteristik yang diharapkan pada seorang penjual profesional. Lalu bagaimana mencari SDM tenaga penjualan sekarang ini di tengah sulitnya mendapatkan tenaga penjualan terkait dengan paradigma yang sudah disampaikan di awal? Langkah-langkah yang bisa dilakukan sebagai alternatif adalah :

  1. Merotasi karyawan yang sudah ada dan dipercaya bisa mengemban tugas ini untuk lakukan aktivitas yang berkaitan dengan penjualan dan pemasaran. Tidak jarang ditemukan SDM yang cukup handal dari orang-orang internal yang pada akhirnya sukses dan berpenghasilan cukup baik setelah pindah ke departemen marketing.
  2. Masuk dalam club-club penjualan. Ada perusahaan yang mendanai club ini agar bisa mendapatkan kandidat-kandidat yang bisa dipercaya untuk masuk ke tim penjualan dan pemasaran perusahaan. Memang tidak bisa segera mendapatkan yang kita inginkan, namun setidaknya dengan memiliki komunitas ini, perusahaan akan terbantu jika membutuhkan karyawan bagian penjualan.
  3. Lakukan rekrutmen secara konvensional melalui berbagai iklan yang secara efektif bisa membantu dalam menjaring calon karyawan. Memang dengan cara ini tidak mudah tetapi dengan berbagai strategi bisa dilakukan. Misalnya memberikan pelatihan sebelum mereka terjun ke lapangan. Training product knowledge dan selling skill akan sangat membantu ketika karyawan sudah mulai bekerja. Untuk kebutuhan training dari perusahaan profesional dan trainer terkemuka dapat klik http://www.trainingpemasaransurabaya.com perusahaan nanti akan terbantu.

Apabila dengan cara diatas tidak bisa pula dilakukan dengan baik, maka sebaiknya cara paling akhir bisa dilakukan yaitu dengan hunting karyawan melalui head hunter. Tapi yang paling disarankan dengan cara ini adalah untuk tenaga penjualan level manajer ke atas. Itulah pemaparan pencarian tenaga penjualan yang paling efektif ditengah kesulitan m,encari tenaga penjualan. Semoga artikel ini bermanfaat, dan salam sukses!

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s