Arsip Kategori: Sumber Daya Manusia

BEBERAPA TIPS UNTUK MENERAPKAN STRATEGI MANAJEMEN PERUBAHAN PADA SETIAP BAGIAN-BAGIAN ORGANISASI INTERNAL PERUSAHAAN

Dari terjadinya berbagai macam perubahan pada internal organisasi perusahaan merupakan sebuah pertanda bahwa akan adanya kehidupan baru dan jika mampu dikelola dengan baik dan benar, maka akan bisa menjadi suatu indikasi terhadap adanya bibit-bibit pertumbuhan dan perkembangan dari organisasi perusahaan untuk menuju kearah yang lebih baik.

Perubahan tersebut bisa saja disebabkan karena adanya faktor internal maupun dari faktor eksternal, karena suatu desakan dan tekanan atau bisa juga terjadi karena sudah terencanakan dan terprogram dengan sedemikian rupa. Setidaknya kita harus tetap memperhatikan, mengikuti dan juga harus bisa menyesuaikan diri dengan terjadinya berbagai macam perubahan tersebut atau kita sendirilah yang terlebih dahulu berinisiatif untuk melakukan perubahan tersebut.

Mereka yang lebih mampu dalam berinisiatif akan bisa melakukan perubahan, terlebih lagi jika yang bisa menciptakan tren terlebih dahulu daripada yang lain dari perubahan tersebut biasanya akan dijadikan sebagai market leader, sedangkan yang selanjutnya akan mengikuti terjadinya perubahan tersebut dan akan berperan sebagai menjadi follower setianya.

Dan bagi mereka yang tetap ingin bersikeras dengan tidak bersedia untuk melakukan perubahan, biasanya akan semakin tertinggal jauh di belakang dan cepat atau lambat mereka juga hanya akan menjadi sekedar catatan sejarah saja. Dan ironisnya, dalam hal ini sebuah perubahan yang sesungguhnya merupakan sebuah tuntutan, dan juga tidak akan selalu diterima dengan baik, bahkan tidak jarang pula malah semakin menghadapi berbagai macam tindakan penolakan dan yang terburuknya lagi adalah terjadinya sabotase oleh mereka yang sudah terkena dampaknya, mereka akan merasa bahwa dirinya telah dan yang paling berjasa di perusahaan karena sudah merasa untuk ikut membangun dan memberikan kontribusinya yang lebih besar bagi perusahaan.

Oleh karena itulah, terjadinya perubahan juga tetap membutuhkan adanya strategi yang lebih tepat, agar perubahan tersebut bisa terjadi seperti apa yang diinginkan dan diharapkan akan bisa dengan mudah diterima secara positif kemudian dapat diterapkan terhadap semua lapisan secara lebih optimal dengan hasil yang juga maksimal:

1. Memastikan bahwa orang-orang di organisasi perusahaan memang benar-benar mengerti betapa perlu dan pentingnya melakukan perubahan dari waktu ke waktu, tentunya adalah bagi perusahaan dan juga bagi mereka.

Cara yang paling sederhana adalah dengan mengingatkan mereka bahwa untuk setiap harinya, ketika mereka hendak berangkat kerja, pastinya mereka akan langsung becermin terlebih dahulu untuk melihat bagaimana dirinya, apakah sudah berpakaian rapi, menyisir rambut dengan rapi dan yang wanita apakah sudah berdandan dengan make up bisa terlihat lebih cantik dan charming. Sekalipun juga sudah rapi setiap hari, namun tetap saja kita akan selalu merapikan diri dengan mencoba pakaian baru, baju baru, celana baru dan juga penampilan baru.

Sama halnya dengan perusahaan, kita akan selalu merasa bahwa perusahaan sudah baik dalam segala hal dan bidang, namun tetap saja kita akan menemukan banyak hal baru lain yang masih dapat kita perbaiki dan yang perlu untuk kita rubah agar bisa menjadi lebih baik lagi.

2. Melibatkan peran serta dari semua orang dalam terjadinya perubahan tersebut dari wilayah departemen masing-masing agar mereka merasa bahwa perubahan sebenarnya bukanlah sebuah perintah mutlak dan terkesan seperti paksaan dari manajemen puncak.

Membiarkan semua orang untuk ikut serta dalam bergotong-royong dengan semangat kebersamaan yang lebih tinggi untuk menuju perubahan yang lebih baik lagi dan lagi demi dan untuk kepentingan bersama dibawah bendera perusahaan adalah sebuah keputusan yang paling bijak untuk dilakukan.

3. Sederhanakan segala apapun yang masih dapat untuk disederhanakan lagi, jangan malah sebaliknya.

Baik dalam hal komunikasi, maupun dalam sistem dan prosedurnya. Pada era serba digital seperti sekarang ini banyak hal yang dapat diambil alih oleh perkembangan teknologi dan teknologi informasi (IT). Jangan jadikan waktu Anda hanya akan habis untuk sekedar berputar-putar dengan hal-hal yang masih dapat dikerjakan oleh mesin, program komputer dan teknologi. Lebih baik Anda menggunakan waktu tersebut untuk hal-hal lain yang tidak dapat dikerjakan oleh mesin dan memikirkan tentang hal-hal apa saja yang lebih strategis untuk kepentingan jangka panjang dan berdampak jauh lebih besar lagi.

4. Mempersiapkan program-program perubahan yang yang lebih tersistematis, berikan pelatihan dan kesempatan terhadap semua yang berkepentingan untuk menerapkan perubahan dari cara dan situasi kondisi lama kepada cara dan situasi yang lebih baru.

Setiap berbagai kemungkinan yang nantinya akan terjadi selama masih dapat diperkirakan akan langsung dituangkan ke dalam program, sehingga Anda tidak sampai menjadi terkaget-kaget. Hanya yang benar-benar berada diluar dugaan, bersifat darurat, force majeur yang membutuhkan keputusan serta penanganan khusus.

5. Jangan sampai Anda menutup-nutupi kesalahan (sugarcoat the truth), ABS (asal bos senang) dan lain sebagainya.

Berikan nasehat berupa anjurkan-anjuran dan dorongan terhadap semua karyawan untuk bisa lebih terbuka dan lebih berani dalam menyampaikan pendapat, kesan, dan berbagai saran-saran yang lebih membangun terhadap adanya program-program baru yang nantinya akan segera dijalankan. Hal seperti ini sangat penting karena munculnya rasa takut, enggan dan merasa berisiko dalam menyampaikan khususnya saran yang membangun, sehingga di atas permukaan semuanya menjadi seperti serba baik-baik dan lancar-lancar saja, namun di bawah permukaan sudah terjadi banyak sekali kebingungan dan bahkan kekacauan.

6. Tetap memperhatikan emosi dan logika, agar bisa berjalan dalam keseimbangan.

Jika terlalu mengandalkan logika, tanpa memperhatikan perasaan orang lain akan sangat melukai perasaan, menyebabkan program tersebut menjadi semakin terhambat, diakibatkan adanya unsur sabotase halus maupun kasar. Namun sebaliknya, jika terlalu mengakomodasi perasaan dan emosi, khususnya bagi mereka yang sudah terkena roda revolusi perubahan akan menjadi tidak terlalu peduli dengan berbagai tren yang semakin menurun dan terlalu ketinggalan bagi perusahaan yang nantinya akan berakibat semakin memburuknya perusahaan dan tidak mungkin untuk terselamatkan lagi.

7. Meningkatkan dan memper erat hubungan baik antara atasan dengan bawahan dan juga sebaliknya, menjaga agar komunikasi bisa menjadi lebih terbuka.

Munculkan perasaan sebagai teamwork selain untuk memberikan rasa tenang, penuh keyakinan, dan mampu menikmati pengalaman yang lebih menyenangkan dengan perjalanan (proses) dan memperoleh kepuasan dengan hasil (destinasi) terbaik. Sebuah kesuksesan akan menjadi jauh lebih baik jika dirasakan dalam kebersamaan bukan!

8. Lakukan pencatatan terhadap terjadinya berbagai perubahan yang sudah dilakukan, situasi sekarang atau yang sebelumnya, proses dalam terjadinya perubahan dan hasil dari perubahan tersebut.

Selain untuk tujuan sebuah dokumentasi juga bisa digunakan sebagai salah satu bahan untuk pembelajaran baik untuk kemudian hari, maupun untuk disharing –kan kembali kepada departemen lain. Kisah kesuksesan sebagai langkah terpenting untuk mendorong semangat dan sekaligus sebagai motivasi terbaik untuk membuktikan kepada para penentang dari terjadinya berbagai perubahan tersebut.

9. Mengakui dan memberikan penghargaan terhadap setiap individu dari setiap masing-masing departemen yang sudah berhasil dalam menjalankan program perubahan tersebut, baik dari sisi kecepatan dan ketepatan waktu, berbagai perbandingan terhadap keadaan yang sebelumnya atau dari jenis target yang akan disasar dengan adanya program perubahan dan dampak yang sudah diperoleh tersebut, maka akan menjadi semakin signifikan, semakin perlu untuk diketahui oleh semua lapisan organisasi perusahaan agar bisa menjadi contoh dan dapat digunakan sebagai dasar acuan. Adakan acara khusus dan spesial bagi para agen-agen perubahan tersebut yang sudah mampu memberikan komitmen mereka dan berbuat yang terbaik bagi organisasi perusahaan dengan hasil yang lebih maksimal.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menerapkan strategi manajemen perubahan pada setiap bagian-bagian internal organisasi perusahaan. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, apabila bapak ibu membutuhkan infromasi lebih lanjut mengenai artikel atau membutuhkan pengembangan organisasi dalam perusahaan mulai dari awal, review, training HRD dan pembuatan SOP dan leveling dan remunerasi dan pembentukan HRD di perusahaan, dapat kontak ke 081-252-982900 atau 081-8521172, atau email ke groedu@gmail.com.

Iklan