Arsip Tag: Konsultan Sumberdaya Manusia/SDM/HRM Semarang

MEMAHAMI BAGAIMANA POLA PIKIR SEORANG PEMIMPIN ORGANISASI PERUSAHAAN DALAM MENJAMIN SOLUSI KESUKSESAN EKSEKUSI KEPUTUSANNYA

Sebuah ilustrasi kasus dari perusahaan produk konsumen terbesar yang sudah mulai sangat terganggu kinerja operasionalnya terhadap si pesaing bisnis online dengan tingkat perusahaan yang bisa dikatakan  sebagai tingkatan yang masih samngat kecil dari standar perusahaan menengah keatas, namun mampu lebih lincah dan agresif terhadap para konsumennya, yang bersedia untuk menjual layanan secara langsung kepada para konsumen. Dan pada awalnya tim disana bisa dibilang cukup selaras, fokus, dan lebih berkomitmen dalam membangun strategi multi-aspek terbaru dengan menggunakan komponen digital marketing yang jauh lebih kuat.

Ketika mereka sudah melihat adanya pola pikir dari tim secara lebih mendalam, maka mereka akan menemukan berbagai macam bentuk keyakinan yang memang pada dasarnya adalah sama, seperti “semua yang sudah mereka lakukan selama ini adalah memang sama pentingnya” dan “hal semacam ini juga harus lebih disempurnakan lagi atau mereka tidak akan bersedia untuk melakukan”. Mereka akan merangkum sebuah keyakinan mereka sendiri untuk dimasukkan ke dalam satu kalimat “Jika kita tidak berlari sekeras seperti yang kita bisa, dan memperhatikan setiap detailnya, maka semuanya akan menjadi berantakan semata.” Hal seperti ini akan menjadi sangat tidak mengherankan ketika para pemimpin perusahaan pada akhirnya akan merasa bahwa mereka sudah menjadi sangat lelah untuk melanjutkan perjuangannya dalam menyebarkan inisiatif-inisiatif barunya bagi organisasi perusahaan.

Berdasarkan pendapat dari Schwartz, memang terdapat beberapa inisiatif agar bisa mengatasi berbagai permasalahan seperti ini. Baik yang bersifat secara individual ataupun kolektif. Salah satunya adalah dengan cara membantu para pemimpin tersebut untuk menentukan tiga macam prioritas utama mereka masing-masing. Kemudian memberikan mereka latihan yang lebih terstruktur, termasuk juga didalamnya untuk menggali bagaimana agenda mereka dalam menilai apakah mereka sudah menggunakan waktu untuk menggunakan kemampuan terbaiknya atau malah tidak. Proses seperti ini akan semakin mendorong mereka untuk memeriksa pekerjaannya secara lebih teliti dan menyadari, mengapa mereka harus rela bekerja dengan cara yang bersifat untuk merugikan dirinya sendiri.

Schwart juga berusaha untuk mengembangkan situs online dimana para pemimpin sudah sepakat untuk lebih teratur dalam berbagi kemajuannya, serta untuk setiap perasaan resisten yang akan muncul, dan bagaimana dalam mengaturnya. Pekerjaan mereka akan tetap terus berjalan, namun yang menjadi ketakutan terburuknya adalah berupa “kegagalan” dalam memimpin organisasinya.

Beberapa faktor yang lebih menganggap bahwa sebuah pola pikir “hanya akan berjalan di tempat saja”. Pertama, adalah karena kebanyakan berawal dari dalam kehidupan kita sendiri, yang seiring dengan berjalannya waktu, maka kita menjadi lebih cenderung akan mengembangkan bias konfirmasi, dan selamanya akan berusaha untuk mencari bukti agar kita bisa semakin memperkuat apa saja yang kita yakini dan akan menolak segala apapun yang sama sekali tidak kita yakini. Kita juga akan dirancang, baik secara genetik maupun naluriah untuk lebih mengutamakan keselamatan diri sendiri, dan untuk menghindari terjadinya banyak resiko terbesar.

Daripada dengan berpikir yang lebih kritis untuk menilai setiap kemungkinan barunya, maka dari terlalu seringnya kita dalam berkooptasi untuk merasinalisasi pilihan yang akan semakin didorong oleh adanya faktor emosi. Semua ini akan menjelaskan mengapa berbagai transformasi yang paling efektif sekalipun akan dimulai dari diri orang-orangnya, dan terutamanya adalah dari para pemimpin senior, mengingat otoritas dan pengaruh mereka yang sama sekali tidak proporsional. Tantangan terberat bagi mereka adalah untuk mengalihkan fokusnya untuk lebih memperhatikan tentang bagaimana pola tetap dari pemikiran mereka, bagaimana mereka akan mampu untuk berfikir dalam menggunakan rasionalitas dan perspektif untuk waktu jangka panjangnya.

Untuk seorang pemimpin juga sebenarnya memiliki dampak yang begitu besar terhadap bagaimana pola pikir yang lebih bersifat kolektif – atau tentang bagaimana dalam membangun budaya organisasi perusahaan. Ketika mereka sudah mulai berkeinginan untuk mengubah bagaimana cara berpikir dan menilainya, maka mereka akan berperilaku dan berkomunikasi dengan orang lain secara lebih persuasif dan bersifat lebih otentik. Bahkan untuk karyawan yang sudah sangat kebal terhadap terjadinya perubahanpun akan menjadi lebih cenderung akan tetap mengikuti pemimpin mereka, hanya karena sebagian besar dari mereka memang lebih senang untuk menyesuaikan diri daripada harus terlihat paling menonjol daripada yang lainnya.

Dan pada akhirnya, transformasi (pribadi) yang juga masih tetap membutuhkan adanya suatu keberanian untuk menantang zona nyamannya sendiri dan untuk mentoleransi dari sikap ketidaknyamanan tersebut tanpa harus bersikap berlebihan. Salah satu tools yang paling efektifnya adalah dengan menggunakan serangkaian pertanyaan yang lebih bersifat provokatif, terhadap para pemimpin dan dari tim mereka masing-masing yang juga harus bertanya terhadap dirinya sendiri:

  • Sebenarnya, apa yang sama sekali tidak saya lihat pada organisasi perusahaan ini?
  • Apalagi yang masih kurang benar pada organisasi ini?
  • Apa yang sebenarnya menjadi tanggungjawab saya dalam menghadapi situasi seperti ini?
  • Apakah perspektif saya memang sangat dipengaruhi oleh adanya rasa takut terhadap kesalahan dalam mengambil keputusan?

Strategi terbesar akan tetap menjadi dasar yang paling utama dalam sebuah transformasi struktural organisasi perusahaan, namun untuk eksekusi yang bisa sukses juga masih tetap membutuhkan adanya peningkatan solusi agar bisa mengatasi berbagai permasalahan yang sama sekali tidak terlihat dengan jelas dan budaya perusahan yang seperti apa yang memang benar-benar cocok dalam meresisten perubahan tersebut. Semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan Anda sekalian, apabila bapak ibu membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas dan membutuhkan pengembangan organisasi secara berkelanjutan, pembuatan SOP HRD, dan rekruitment HRD, serta training mengenai ke HRD-an, silahkan hubungi 081-252982900, atau kontak 081-8521172. Kami siap membantu.

 

Iklan