TIPS SUKSES MEMBANGUN JARINGAN DISTRIBUSI

Di dalam dunia pemasaran tentu saja ada yang namanya pendistribusian. Untuk mendirikan sebuah bisnis yang berkembang tentu saja harus ada distribusi yang tepat dengan para agen pemasaran di pasaran luas dan salah satu hal yang paling penting dan menjadi dasar dalam dunia pemasaran adalah urusan strategi distribusi.
Strategi distribusi harus tepat sasaran dan harus sesuai dengan langkah pemasarannya. Sebuah sistem manajemen harus berani mengambil langkah yang tepat dalam mengambil keputusan yang sangat kritis tersebut. Dalam memilih strategi yang tepat tentunya harus sesuai dengan pemilihan agen serta teknik pemasaran yang tepat juga.
Semua pebisnis tentu menginginkan produknya dipasarkan dalam skala yang lebih lebar sehingga produktivitas pun bisa meningkat. Lantas bagaimana caranya Membangun saluran distribusi Anda? berikut beberapa Tips Sukses Membangun Jaringan Distribusi.

  1. Terapkan Strategi Pemasaran yang Baik
    Proses distribusi produk akan sangat bergantung pada strategi pemasaran yang diterapkan. Sekali lagi distribusi produk tidak bisa dilepaskan dari faktor pemasaran. Anda bisa menentukan strategi pemasaran yang tepat jika sudah mengetahui untuk siapa produk Anda dipasarkan. Era 4.0 memang mengerucutkan metode pemasaran yang engaged pada media digital, sebut saja media sosial, blog, Ads dan sebagainya. Media sosial juga membantu membangun hubungan yang sinergis dengan konsumen. Anda bisa menginformasikan perkembangan terkini dari produk pesanan konsumen, selain tentu saja mempromosikan produk Anda. Atau melalui demografi Ads pada IG dan FB, Anda bisa lebih mudah menjangkau target Anda, dan mengetahui selera konsumen di suatu wilayah.
  2. Pengumpulan data
    Saat sedang membangun saluran distribusi, Anda bisa memulai dengan mengumpulkan data mengenai hal-hal berikut:
    • Berapa besar kebutuhan pasar untuk produk Anda
    • Berapa banyak produk yang dibutuhkan untuk memenuhi pasar tersebut
    • Berapa distributor yang dibutuhkan di area tertuju beserta target penjualannya
    • Berapa besar kapasitas produksi Anda
    Anda perlu melakukan beberapa survei yang cermat untuk mendapatkan data yang akur . Dengan mengumpulkan data-data ini, Anda dapat melihat potensi pengembangan bisnis Anda di wilayah yang menjadi target Anda dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jika hasil survei menunjukkan potensi negatif, ada baiknya Anda menunda atau mengurungkan niat anda untuk membangun saluran distribusi di wilayah tersebut.
  3. Tentukan Jenis Distributor
    Cara menentukan jenis saluran distribusi yang akan digunakan produsen biasanya dengan menyesuaikan kebutuhan dan produk yang mau akan djual. Kondisi perekonomian dan karakter masyarakat atau pola konsumsi merekaa juga berpengaruh pada jenis saluran distribusi yang akan di pilih. Distributor memiliki peran penting dalam perusahaan dagang. Salah memilih penyalur akan berakibat fatal bagi penilaian masyarakat terhadap perusahaan. Distributor akan menyesuaikan dengan luas wilayah distribusi yang sudah ditetapkan. Anda hanya perlu bekerja sama dengan distributor lokal yang sudah dikenal, sehingga produk Anda akan lebih cepat diketahui oleh orang-orang. Jika distributor lokal juga mendistribusikan produk kompetitor, itu tidak menjadi masalah, karena kita juga punya pasar yang ingin dituju. Berikan hadiah atau apresiasi lebih pada distributor yang berprestasi. Ada beberapa istilah yang umum dalam saluran distribusi diantaranya agen, retailer, dan wholesaler. Keterlibatan mereka tergantung dari skala bisnis Anda.
  4. Memberi Pelayanan Baik Kepada Pelanggan
    Konsumen selalu memiliki ego untuk mendapatkan layanan dan perhatian yang terbaik dari Anda. Apalagi jika mereka termasuk konsumen yang loyal. Dengan memberikan perhatian ekstra dari Anda akan membuat mereka merasa penting dan merasa di spesialkan. Ciptakan komunikasi dua arah, sehingga Anda bisa menciptakan hubungan yang lebih personal terhadap customer Anda.
  5. Perjanjian resmi
    Perjanjian resmi yang ditandatangani bersama akan memberikan rasa aman kepada Anda dan Distributor Anda. Perjanjian tersebut mengenai kesepakatan mengenai hal-hal yang terkait dengan pendistribusian produk Anda, seperti target penjualan , pemberian bonus dan antisipasi tehadap resiko resiko yang mungkin akan terjadi, sistem bagi hasil keuntungan, wilayah kerja target penjualan, dan termin pembayaran.

Semoga bermanfaat. Dan jika Anda membutuhkan profesional untuk membantu membenahi permasalahan manajemen bisnis Anda, kami siap membantu Anda. Silahkan hubungi kami DISINI.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s