ALASAN LOUNCHING PRODUK ANDA GAGAL

Untuk dapatkan e-book, klik DI SINI

Gagal meluncurkan produk baru.
Saya yakin Anda sudah tidak asing dengan ini, karena gagal meluncurkan produk baru adalah salah satu problem yang perlu sangat diperhatikan dalam dunia bisnis.
Penyebab mengapa gagal meluncurkan produk baru adalah manajemen tidak secara khusus mendefinisikan tujuan dan mengukur seperti apa kesuksesan itu. Jika Anda tidak mendefinisikan kesuksesan, kemungkinan Anda tidak akan mencapainya dan Anda mungkin tidak menyadari bagaimana produk tersebut gagal.
Agar Anda tidak mengulangi kesalahan yang sama, mari kita bahas beberapa alasan mengapa produk gagal.

1: Produk Tidak Memecahkan Masalah yang Tepat

Kurangnya riset pelanggan. Ini termasuk pemahaman tentang “kebutuhan” calon pelanggan (pembeli dan pengguna) yang Anda targetkan dalam segmen pasar tertentu. “Kebutuhan” pelanggan dapat berupa masalah yang sudah ada atau hal baru yang ingin mereka lakukan. Produk yang tepat memecahkan masalah yang paling penting dan memungkinkan aspirasi yang paling diinginkan.
Manajer Produk dapat menghindari perangkap ini dengan melakukan riset pasar termasuk observasi dan wawancara empati dengan mendengarkan secara aktif untuk mengungkap detail yang tidak Anda ketahui.

2: Memilih Pasar yang Salah

Segmentasi pasar. Alasan umum lainnya gagal meluncurkan produk adalah mencoba mengejar pasar yang salah, atau lebih tepatnya, salah segmen pasar. Pasar Anda harus dibagi menjadi beberapa segmen menggunakan kriteria seperti wilayah, karakteristik pelanggan, atau area bisnis vertikal. Setelah segmen pasar ditentukan, termasuk persona untuk pembeli dan pengguna, maka harus dinilai potensi bisnisnya. Area yang perlu dipertimbangkan meliputi:
• Ukuran pasar
• Kemampuan perusahaan Anda untuk melayaninya
• Kelangsungan hidup kompetitif
• Permintaan untuk solusi produk Anda
Untuk menghindari memilih pasar yang salah, pastikan Anda dapat memenuhi kebutuhan pelanggan, dan identifikasi bahwa ada cukup banyak pelanggan yang bersedia membayar solusi Anda untuk membuat produk Anda menguntungkan. Riset pasar Anda di sini akan membantu mendukung strategi go-to-market Anda.

3: Produk Terlalu Mahal atau Memberikan Nilai Buruk kepada Pelanggan

Harga tentu saja dapat berkontribusi pada kegagalan produk. Pertimbangan utama adalah proposisi nilai kepada pelanggan. Nilai didefinisikan sebagai rasio manfaat dibagi dengan harga. Produk dengan harga tinggi dan berkualitas tinggi dapat dianggap memiliki proposisi nilai yang sama dengan produk dengan harga rendah dan kualitas rendah. Tapi apakah itu kompetitif? Tekanan harga yang kompetitif dapat menurunkan harga Anda, bahkan jika proposisi nilai Anda kuat. Juga, jika ada opsi kompetitif yang tersedia yang membahas bagian dari solusi dengan harga yang lebih murah, itu dapat memperlambat adopsi produk Anda.
Akankah pasar menanggung biaya sama sekali? Dalam beberapa kasus, terlepas dari proposisi nilai, pelanggan dapat dibatasi oleh anggaran.
Manajemen Produk dapat bekerja untuk menghindari masalah ini dengan mengembangkan strategi penetapan harga yang komprehensif. Elemen tambahan dalam strategi ini akan mencakup penyesuaian harga yang telah ditentukan sebelumnya yang dapat dilakukan saluran penjualan di lapangan untuk merangsang permintaan atau untuk menutup transaksi besar. Contohnya termasuk diskon volume, diskon musiman, atau penyesuaian terhadap pesaing tertentu.

4: Rencana Pemasaran yang Buruk

Positioning dan pesan yang tepat adalah suatu keharusan untuk memberikan pemahaman tentang manfaat produk dan diferensiasi kompetitif.
Jika rencana pemasaran tidak efektif dalam menggerakkan calon pelanggan melalui berbagai tahap siklus pembelian, produk bisa gagal. Manajer Pemasaran Produk perlu menetapkan tujuan untuk setiap tahap dan menerapkan metode terbaik untuk mendorong kesadaran, minat, evaluasi, dan komitmen untuk membeli. Tapi jika Rencana pemasaran buruk, anggaran pemasaran terlalu kecil, atau pelaksanaan program pemasaran cacat, produk dapat gagal.
Manajer Pemasaran Produk harus memahami dan memantau hubungan sebab-akibat dari tingkat konversi inisiatif pemasaran. Setiap aktivitas, mulai dari pencarian berbayar hingga webinar, memiliki tujuan dan ajakan bertindak untuk menggerakkan pelanggan di sepanjang saluran penjualan. Eksekusi program pemasaran melibatkan eksperimen dan penyesuaian yang konstan terhadap Bauran Pemasaran.

Mulailah dengan Akhir
Bagaimana Manajer Produk dan Manajer Pemasaran Produk menghindari kegagalan produk? Mulailah dengan tujuan akhir. Tentukan seperti apa kesuksesan itu dan buat organisasi di balik tujuan tersebut. Lalu, hindari beberapa alasan kegagalan sebelumnya dengan menerapkan praktik industri terbaik dalam proses produk Anda mulai dari pengembangan strategi, riset pasar, hingga eksekusi program pemasaran.
Jika Anda perlu mengetahui lebih lanjut tentang praktik terbaik dalam peluncuran produk baru, silahkan hubungi kami DISINI.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s