BAGAIMANA MEREKRUT PEMIMPIN IDEAL DI ERA DIGITAL?

Pada dasarnya karakter mutlak yang harus dimiliki oleh pemimpin adalah visioner, berani, dan bertanggung jawab. Tidak ada satupun individu yang mampu memimpin tanpa memiliki ketiga karakter diatas. Lalu adakah perbedaan antara kepemimpinan ideal pada masa lalu dengan masa kini?

Ternyata pada tiap era memiliki permasalahan yang berbeda, kondisi lingkungan yang berbeda, dan tentunya membutuhkan solusi yang berbeda. Pada era perang dunia kedua, banyak masyarakat berpendapat bahwa pemimpin haruslah seorang yang gagah perkasa dan ahli dalam menyusun strategi perang. Penilaian ini tentunya timbul karena mengacu pada kondisi lingkungan yang terjadi pada era perang dunia. Tentunya sangat berbeda dengan pendapat masyarakat yang hidup di era digital sekarang. Idealkah apabila kita menjadi seorang pemimpin di era sekarang dengan berkaca model kepemimpinan pada era dahulu? Tentu saja tidak. Lalu bagaimanakah gaya kepemimpinan yang ideal untuk era digital seperti sekarang?

Persepsi pemimpin era dulu dan sekarang sangatlah berbeda. Kebanyakan masyarakat zaman sekarang memimpikan seorang pemimpin yang dekat dengan rakyat, hadir ditengah tengah rakyat dan mampu merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat atau bisa dibilang memiliki kedekatan emosional. Tidak laku lagi pemimpin yang gagah dan jago menyusun strategi perang

Hidup di era digital yang serba cepat ini pemimpin dituntut untuk memiliki nilai lebih dari karakter dasar pemimpin yaitu visioner, berani, dan bertanggung jawab. Tantangan memimpin di era milenial sungguh lebih berat dari era era sebelumnya. Kecepatan mengakses informasi alih alih dapat membantu dalam pekerjaan seorang pemimpin justru bisa membuat banyak permasalahan untuk pemimpin dan yang dipimpinnya. Informasi yang salah bisa tersebar dengan cepat, pertikaian antar golongan menjadi sangat lumrah dan banyak permasalahan lainnya. Berikut adalah nilai-nilai lebih yang harus dimiliki oleh pemimpin pada era digital

  1. Menguasai digital strategy

Pemimpin di era digital mutlak untuk menguasai digital strategy. Mengetahui cara kerja berbagai macam platform, bijaksana dalam menetapkan strategi dan memberi contoh kepada yang dipimpinnya mengenai berbagai kebijakan digital strategy

  1. content plan

pemimpin yang dibekali dengan kemampuan content plan adalah pemimpin yang ideal pada era digital. Dimana konten dianggap sebagai sebuah senjata pamungkas dalam mengajak, membujuk, dan mempengaruhi. Konten digunakan untuk mempengaruhi subyek dengan baik, disini subyek yang dimaksud bisa karyawan, customer, kompetitor atau yang lain

  1. keterbukaan

pemimpin yang ideal pada era digital adalah pemimpin yang memiliki keterbukaan terhadap apa yang dipimpinnya. Setiap kinerja pemimpin dan strukturnya akan mendapat respon langsung oleh yang dipimpinnya. Seorang pemimpin perusahaan harus selalu terbuka kepada karyawannya, menjelaskan tentang visi misi perusahaan, dan jujur terhadap kondisi perusahaan yang sekarang.

  1. kreatif

di era digital, kreatifitas seorang pemimpin mampu menentukan golongannya untuk melangkah jauh kedepan. Bila pemimpin di era digital tidak dibekali dengan kreatifitas yang tinggi, apa yang dipimpinnya akan monoton dan tidak menunjukkan sebuah perkembangan yang signifikan. Sebuah perusahaan yang dipimpin oleh pemimpin yang kreatif akan lebih mudah berkembang dan beradaptasi ditengah era digital yang perubahan lingkungannya sangat cepat

  1. komunikatif

Sebuah perusahaan yang dipimipin oleh pemimpin yang memiliki komunikasi yang baik akan memberikan dampak kenyamanan dan kepercayaan pada apa yang dipimpinnya. Apabila pemimpin menjaga komunikasi terhadap seluruh elemen perusahaan, menciptakan sebuah kedekatan emosional pada karyawan, akan menumbuhkan rasa saling memiliki antara karyawan dengan perusahaan dan hasilnya adalah performa karyawan yang semakin optimal

  1. kolaboratif

Kolaboratif adalah nilai lebih yang tidak kalah penting yang harus dimiliki oleh pemimpin di era digital. Semakin dinamisnya kondisi eksternal di era digital membuat perusahaan yang menutup diri terhadap peluang peluang kolaborasi tidak bisa bertumbuh. Apabila pemimpin memiliki sikap kolaboratif maka akan terciptanya banyak peluang peluang tak terduga yang didapat oleh perusahaan, tantangan tantangan baru yang lebih besar dan menyegarkan untuk dicoba perusahaan. Pada perusahaan yang memiliki sifat kolaboratif dan rasional seperti ini, perkembangan perusahaan akan sangat signifikan. Keenam nilai lebih yang harus dimiliki oleh pmeimpin di era digital diatas harusnya sedini mungkin kita pelajari dan kita kembangkan. Juga penyesuaian terhadap kebutuhan perusahaan dan lingkungan eksternal harus dipikIrkan matang-matang.

Apabila bapak ibu membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut diatas, atau melakukan rekrutment para leader atau manajer/supervisor untuk perusahaan, serta lainnya dengan menyusun kelengkapan SOP, sistem informasi manajemen, pembentukan Tim pemasaran termasuk Digital marketing dengan konsep Omni Channel, dan penggunaan software accounting dan operasional tools lainnya, silahkan hubungi kami di groedu@gmail.com atau wa 081-252-982900. Kami siap membantu anda.

 

#Konsultan manajemen Autopilot

#Konsultan manajemen Bisnis

#Konsultan marketing “Omni Channel”

#Konsultan manajemen Ritel

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s