DISTRIBUTION MANAGEMENT

Distributionship merupakan bagian dari kegiatan pemasaran yang bertujuan memperlancar dan penyaluran produk dari produsen ke konsumen. Meskipun tidak selamanya barang yang dihasilkan produsen perlu melewati distributor terlebih dahulu, konsumen akhir dapat memperoleh barang langsung dari produsen namun distribusi berperan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup perusahaan.

Refrensi buku Distributorship Manajemen
Semakin berkembangnya proses dan kegiatan perusahaan, tentunya perusahaan akan menghadapi permasalahan. Berikut dibawah ini hal-hal yang perlu diperhatikan pada area pendistribusian.
1. Target penjualan routing tim salesman
2. Debit limit customer/ limit kredit Customer
3. Kegiatan operasional gudang dan pengiriman
4. Penentuan alat transportasi yang akan digunakan
5. Discount dan promo yang diberikan oleh tim salesman
6. Kesalahpahaman antara salesman dengan back office

Dari sekian banyak masalah yang berpotensi terjadi  sebaiknya pembaca menggunakan software accounting yang dilengkapi dengan modul-modul pendistribusian. Beberapa software yang dapat membantu bisnis anda tentunya harus memiliki fungsi-fungsi penting seperti di bawah ini :
1. Salesman Routing. Modul ini berfungsi memonitor tim sales secara realtime dengan memanfaatkan map technology.

Beberapa saran terkait dengan routing :
– Akivitas tim sales harus membentuk lingkaran
– Akivitas tim sales dilarang menyilang
– Rute yang dilalui sebaiknya tidak digunakan untuk pergi ke dan dari suatu pelanggan
– Tim sales harus mengunjungi pelanggan yang berdekatan secara berurutan
Contoh : Model Hopscotch, dan Cloverleaf

2. Terintegrasi. Pilih software yang mampu mensinergikan antara fungsi sales dengan fungsi finance. Tujuannya agar monitoring limit kredit dan saldo piutang konsumen menjadi lebih terkendali.

3. Barcode Sistem. Software yang menyediakan modul pemindaian dan terintegrasi dengan sistem barcode akan memudahkan.

Kelebihan software yang terintegrasi dengan barcode. Yaitu kasir memudahkan tanggung jawab kasir dalam menghitung harga dari sebuah produk yang dibeli konsumen, ia tidak perlu menghitung dengan input angka-angka satu persatu. Memakai cara lama, proses bisa lama,  cukup dengan mendekatkan scanner ke bagian kode produk tersebut, maka harganyapun akan tampil pada monitor dan akan langsung terintegrasi pada sistem secara keseluruhan.

4. Management Transportation. Modul ini akan membantu perusahaan dalam mengelola pengiriman sehingga delay pengiriman ke konsumen dapat terhindari.

5. Multi level discount & promotion. Modul ini aka memberikan kemudahan untuk perusahaan dalam menawarkan produk ke konsumen.

6. Mobile. Salesman dapat memantau status persediaan barang di gudang melalui aplikasi ponsel sehingga mempercepat take order.
Jadi pesan kepada para pembaca agar memilih software distribusi dan sales yang pastinya mampu menangani berbagai macam permasalahan bisnis anda yang kompleks artinya masalah satu berkaitan dengan masalah lainnya.
Perlu diketahui bahwa dalam sistem SAP terdapat aplikasi ERP yang dibentuk dari beberapa modul dangan fungsi berbeda-beda. SAP – SD terbagi menjadi 4 sub-modul yakni : Sales support, sales, shipping dan Billing.
Berikut dibawah ini penjelasan lebih detailnya.
1. Sales
Data mengenai pelanggan akan dimanfaatkan untuk menentukan strategi promosi dan meningkatkan penjualan. Selain itu mudul sales juga ada yang memerlukan permintaan pelanggan hingga diterbitkannya sales order. Modul ini juga memiliki fitur pembahasan proses kontrak dengan pelanggan, retur barang, persetujuan atau perjanjian kontrak, pengiriman, dan jasa lainnya. Selain itu andalan dari SAP yakni adanya fitur pricing yang begitu fleksibel menyesuaikan dengan kondisi dan lingkungan terkini.

Secara umum SAP akan berfokus pada area-area penjualan dan proses pendistribusiannya. Pendistribusian biasanya terbagi menjadi wilayah-wilayah tertentu. Selain itu channel distribusi juga merupakan bagian dari penjualan yakni tentang bagaimana penyampaian dan penerimaan produk atau layanan oleh pelanggan. Modul lain yakni divisi, yaitu pembedaan area penjualan berdasarkan pada produk-produk yang dijual.

2. Shiping
Shipping berisi kegiatan yang berhubungan dengan pengiriman barang atau penyampaian jasa ke pelanggan. Dengan menggunakan ERP proses pengiriman barang, pencatatan profil pemasok, pengelolaan kas (Pembayaran ke supplier dan penerimaan dari pelanggan), pengelolaan gudang, pengelolaan sistem penjualan hingga akuntansi akan berjalan lebih cepat dan baik.

3. Billing
Sub-modul Billing berisi aktivitas-aktivitas atau proses yang memiliki kaitan ya dengan colection dan payment. Modul ini juga memiliki fitur yang mampu memproses Credit Memo dan Debit Memo.

Saat ini sudah terdapat ribuan bisnis di Indonesia yang sudah menerapkan sistem ERP. Selain itu sudah banyak juga karyawan dalam bisnis atau perusahaan yang terlibat aktif dalam pengembangan ERP. Hal ini mengindikasikan bahwa tiap orang dalam komunitas bisa berbagi pengetahuan mengenai ERP dalam komunitas ini.

Terima kasih telah berkunjung ke website kami, itulah sedikit penjelasan mengenai Distributionship Manajemen . Apabila pembaca membutuhkan konsultasi manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) perusahaan Distribusi/Distributor dan butuh Software Distribusi dan SFA ( Sales Fore Aiutomation) yang ditenteng Salesman, silahkan pembaca dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu Anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s