Arsip Tag: kontak Konsultan pemasaran produk food

STRATEGI MANAJEMEN PORTFOLIO UNTUK MELAKUKAN INVESTASI BAGI SEORANG ENTREPRENEUR (WIRAUSAHAWAN)

Seorang entrepreneur atau wirausahawan secara inheren merupakan para pengambil resiko, dan hal itu seperti sudah menjadi bagian dari DNA- mereka sejak dilahirkan. Jadi, bagaimana seharusnya dalam melakukan manajemen portofolio investasi pada saat ingin memulai sebuah usaha?

Terdapat banyak sekali cara tentang bagaimana Anda seharusnya dalam mengalokasikan modal yang didasarkan pada bagaimana situasi unik dengan menjadi seorang wirausahawan. Untuk menginvestasikan uangnya, maka menjadi sangat bergantung pada setiap masing-masing tahapan usaha yang sudah dimiliki. Namun, sebelumnya perlu juga dijelaskan tentang beberapa dasar-dasar investasi dan bagaimana strategi umum yang masih bisa dimanfaatkan.

Hal Ini akan semakin memberikan konteks yang lebih tepat dan sebagai dasar pengetahuan untuk tips yang lebih spesifik bagi seorang entrepreneur dalam hal manajemen portofolio investasinya.

Dasar-dasar Investasi untuk Jangka Panjang

1. Proses alokasi asset.

Merupakan salah satu strategi yang paling banyak dikenal dan digunakan untuk menginvestasikan uang Anda. Mengalokasikan asset Anda pada dasarnya adalah merupakan keseimbangan saham, obligasi dan juga uang tunai dalam satu portofolio Anda sendiri. Ini merupakan strategi yang banyak sekali digunakan untuk menyeimbangkan resiko dan penghargaan, berdasarkan dari toleransi resiko dan waktu Anda, untuk membantu dalam mencapai hasil investasi yang nantinya akan ditentukan untuk mencapai tujuan dimasa depan.

2. Diversifikasi.

Pengenalan dengan sedikit lebih mendalam merupakan strategi diversifikasi, yang dimaksudkan agar bisa lebih membantu Anda dalam menyeimbangkan tingkat resiko dan penghargaan. Dengan cara menggunakan strategi seperti ini, maka seorang investor akan mampu memastikan untuk menggunakan berbagai macam saham & obligasi untuk keseluruhan alokasi mereka. Diversifikasi memang lebih memungkinkan bagi Anda dalam menyebarkan resiko pada banyak kelas asset dan sektor lain apabila dibandingkan dengan lebih terkonsentrasi pada satu area saja.

3. Rebalancing

Setelah Anda mampu untuk menentukan alokasi asset dan persentase diversifikasi untuk portofolionya, maka ini bukanlah sesuatu yang bisa Anda tetapkan dan lupakan begitu saja.
Mungkin Anda telah memasukkan uang tersebut ke dalam basis reguler, juga lebih dikenal sebagai rata-rata biaya dolar, atau pasar hanya akan melakukan seperti apa yang ingin mereka lakukan, yang akan mempengaruhi setiap persentase Anda. Dan hal semacam ini tentu saja sangat normal. Dengan menggunakan ketiga strategi seperti di atas, maka Anda akan memiliki beragam saham dan obligasi.

Beberapa portofolio mungkin akan berhasil dengan baik, dan mungkin beberapa lagi tidak akan bisa berhasil, dan hal semcam ini akan terus berubah. Anda tidak memiliki sedikitpun kendali atas hal ini, namun Anda masih dapat mengontrol alokasi assetnya, diversifikasi dan seberapa seringnya untuk menyeimbangkan persentase portofolio investasi. Untuk waktu jangka panjang, dengan menggunakan strategi kombinasi seperti ini terbukti bisa bekerja dengan lebih baik. meskipun tidak ada jaminan kinerja di masa yang akan datang. Jika Anda mampu mengendalikan variabel seperti ini, maka tentu saja akan sangat berdampak yang lebih positif terhadap bagaimana kinerja investasi untuk jangka panjang. Yang perlu untuk ditentukan adalah sikap toleransi resiko dan horison waktu Anda. Hal seperti ini akan sangat membantu Anda untuk lebih memahami tentang seberapa prosentasenya dan memberikan garis dasar bagi investasi tersebut untuk bekerja.

Beberapa tips bagi para Entrepreneur tentang Bagaimana dalam Melakukan Manajemen Portofolio Investasi yang lebih tepat

Menjadi seorang entrepreneur, pemilik bisnis, founder, dan lain sebagainya akan memberikan tantangan tersendiri yang lebih unik pada saat mencoba memikirkan tentang bagaimana Anda harus melakukan manajemen portofolio investasi.

Berikut ini merupakan beberapa tips yang akan bisa membantu Anda agar menjadi lebih siap dengan manajemen portfolio:

• Mempertimbangkan untuk bersikap lebih konservatif.

Jika terdapat kemungkinan bagi Anda, maka setidaknya perlu untuk menarik uang dari rekening investasi Anda, misalkan obligasi dan saham agar bisa mendanai bisnis Anda selama fase startupnya, lihat bagaimana pergerakan harga pasar sebelum akan mengambil uang Anda. hal ini sangat penting agar modal yang akan didapatkan benar-benar sesuai dengan yang sebelumnya sudah direncanakan. Bukan malah mengambilnya pada saat harga sedang menurun.

• Bekerjasama dengan seorang professional.

Seorang entrepreneur biasanya memiliki waktu yang sangat terbatas. Wirausahawan sangat jarang sekali memiliki waktu untuk meninjau investasi mereka, terutamanya adalah tentang bagaimana mereka dalam menyesuaikan diri dengan kondisi kehidupan dan finansial mereka yang akan terus berubah-ubah. Bekerjasama dengan seorang profesional (manajer investasi/ financial planner) pada dasarnya adalah untuk melakukan outsourcing layanan yang tidak perlu lagi untuk dipusingkan. meskipun, tetap diperlukan cek dan ricek yang harus dijadwalkan secara rutin untuk memastikan bahwa Anda sudah berada di jalur yang benar.

• Jadilah semakin agak “egois”.

Berinvestasi, memikirkan strategi alokasi, diversifikasi dan penyeimbangan asset Anda, akan bisa menguras cadangan mental Anda. Entrepreneur terutamanya jika sudah memikirkan satu juta hal untuk bisnis mereka lakukan, sehingga investasi yang berada di pikiran hanyalah salah satu hal saja yang akan mengurangi kemampuan mental Anda untuk menyelesaikan sesuatu permasalahan. Jadi, bersikaplah lebih egois. Sisihkan setidaknya satu jam saja, untuk mencari tahu bagaimana strategi investasi Anda, masukkannya ke tempat yang lebih tepat, dan kemudian kembali lagi untuk melakukan hal-hal yang paling disukai. Menunda keputusan seperti ini akan lebih cenderung dianggap sebagai gangguan, hanya menghabiskan waktu untuk memulai saja.

• Perlakukan bisnis Anda sebagai sebuah investasi.

Sudahkah Anda berhasil dalam melewati tahap dari bisnis startup yang cukup menegangkan tersebut? Apakah Anda sudah mampu untuk mulai mengukur pertumbuhan bisnis setiap tahunnya dalam satu kelipatan X? Namun, hal ini akan menghadirkan tantangan yang lebih unik dan kesempatan perencanaan baru untuk keseluruhan dari strategi investasi. Bisnis Anda akan mulai mendominasi keseluruhan dari kekayaan bersih, tumbuh semakin lebih cepat daripada investasi lain yang masih dimiliki, namun juga asset yang paling berisiko dan paling tidak likuid yang nanti akan Anda miliki.

• Mengambil tindakan dengan segera.

Sekarang, setelah Anda memiliki pemahaman mendasar tentang bagaimana dalam melakukan manajemen portofolio investasi, maka sudah saatnya bagi Anda untuk bertindak. Luangkan beberapa waktu, setidaknya satu atau dua jam dari hari Anda untuk melakukan proses analisis situasi keuangan Anda saat ini dan kemudian petakan rencananya.

Jika Anda sama sekali Anda tidak memiliki waktu atau keahlian khusus dalam bidang ini, maka carilah seseorang yang mungkin dapat Anda percaya dan mintalah mereka untuk membantu Anda dalam menentukan strategi investasi terbaik untuk situasi Anda saat ini. Setelah Anda berhasil melakukannya, maka selanjutnya terapkanlah dan lakukan monitor terhadap pergerakannya tersebut. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, apabila pembaca membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas dan sedang menginvestasikan uangnya untuk perusahaan Distributor, Ritel Modern dan Manufacturing serta sedang ingin menumbuhkan perusahaan dengan membetuk tim marketing, training marketing, dan membutuhkan strategi marketing yang efektif dan system manajemen yang rapi agar investasi berhasil, silahkan hubungi kami di groedu@gmail.com atau kontak ke 081-252-982900 (Wa) atau kontak 081-8521172. Kami siap membantu anda!

Iklan