CARA MEMBUAT BROSUR MARKETING YANG MENARIK DAN INFORMATIF UNTUK PROMOSI PRODUK ANDA

Brosur dan flyer adalah alat promosi yang efektif untuk menarik perhatian dan memberikan informasi tentang produk Anda. Namun, tidak semua brosur dan flyer dapat mencapai tujuan tersebut. Anda harus membuat brosur dan flyer yang menarik dan informatif agar dapat menonjol di antara pesaing Anda dan meningkatkan penjualan Anda.

Bagaimana cara membuat brosur dan flyer yang menarik dan informatif? Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ikuti:

1. Tentukan tujuan dan audiens Anda.

Langkah pertama dalam membuat brosur dan flyer adalah menentukan tujuan dan audiens Anda. Tujuan Anda adalah apa yang ingin Anda capai dengan brosur atau flyer Anda, seperti meningkatkan kesadaran merek, membangun hubungan, atau menghasilkan penjualan. Audiens Anda adalah siapa yang ingin Anda sasarkan dengan brosur atau flyer Anda, seperti pelanggan potensial, pelanggan lama, atau mitra bisnis.

Menentukan tujuan dan audiens Anda akan membantu Anda menentukan desain, gaya, dan isi yang sesuai. Misalnya, jika tujuan Anda adalah meningkatkan kesadaran merek, Anda dapat menggunakan desain yang mencerminkan identitas merek Anda. Jika audiens Anda adalah pelanggan potensial, Anda dapat menggunakan gaya yang menarik dan persuasif. Jika isi Anda adalah informasi tentang produk Anda, Anda dapat menggunakan isi yang ringkas, jelas, dan relevan.

Baca juga : kpi (key performance indicator) dalam digital marketing: mengukur kinerja dan menentukan keberhasilan strategi

2. Pilih format dan ukuran yang tepat.

Langkah kedua dalam membuat brosur dan flyer adalah memilih format dan ukuran yang tepat. Format adalah bentuk atau tata letak dari brosur atau flyer Anda, seperti lipat dua, lipat tiga, atau lipat empat. Ukuran adalah dimensi dari brosur atau flyer Anda, seperti A4, A5, atau DL.

Memilih format dan ukuran yang tepat akan mempengaruhi efektivitas brosur atau flyer Anda. Format yang tepat akan memudahkan audiens Anda untuk membaca dan memahami isi dari brosur atau flyer Anda. Ukuran yang tepat akan memudahkan audiens Anda untuk menyimpan dan membawa brosur atau flyer Anda.

Anda harus memilih format dan ukuran yang sesuai dengan jenis media yang akan Anda gunakan, baik cetak maupun digital. Misalnya, jika Anda akan mencetak brosur atau flyer Anda, Anda harus memilih format dan ukuran yang sesuai dengan kertas yang akan digunakan. Jika Anda akan mengirimkan brosur atau flyer Anda melalui email atau media sosial, Anda harus memilih format dan ukuran yang sesuai dengan layar perangkat yang digunakan.

3. Gunakan warna, gambar, dan font yang menarik.

Langkah ketiga dalam membuat brosur dan flyer adalah menggunakan warna, gambar, dan font yang menarik. Warna, gambar, dan font adalah elemen visual yang dapat menarik perhatian dan memberikan kesan kepada audiens Anda.

Baca juga : apa yang dimaksud dengan omni channel marketing

Anda harus menggunakan warna, gambar, dan font yang sesuai dengan identitas merek Anda dan dapat menarik perhatian audiens Anda. Misalnya, jika identitas merek Anda adalah elegan dan profesional, Anda dapat menggunakan warna netral seperti hitam, putih, atau abu-abu. Jika identitas merek Anda adalah ceria dan ramah, Anda dapat menggunakan warna cerah seperti merah, kuning, atau hijau.

Anda juga harus menggunakan warna, gambar, dan font yang kontras dengan latar belakang dari brosur atau flyer Anda agar lebih mudah dibaca. Misalnya, jika latar belakang dari brosur atau flyer Anda adalah putih, Anda dapat menggunakan warna gelap seperti hitam atau biru untuk teksnya. Jika latar belakang dari brosur atau flyer Anda adalah gelap, Anda dapat menggunakan warna terang seperti putih atau kuning untuk teksnya.

Anda harus menghindari menggunakan warna, gambar, atau font yang terlalu ramai, gelap, atau sulit dibaca karena dapat mengurangi efektivitas brosur atau flyer Anda.

4. Buat judul dan slogan yang menarik.

Langkah keempat dalam membuat brosur dan flyer adalah membuat judul dan slogan yang menarik. Judul dan slogan adalah elemen teks yang dapat menarik minat dan memberikan gambaran singkat tentang produk Anda.

Anda harus membuat judul dan slogan yang jelas, sederhana, dan mudah diingat. Judul dan slogan harus mencerminkan nilai atau manfaat dari produk Anda bagi audiens Anda. Misalnya, jika produk Anda adalah sepatu olahraga, Anda dapat menggunakan judul seperti “Sepatu Olahraga Terbaik untuk Kesehatan Anda” atau slogan seperti “Berlari Lebih Cepat, Lebih Nyaman, dan Lebih Sehat dengan Sepatu Olahraga Kami”.

Anda juga harus menggunakan kata-kata yang menarik perhatian, seperti pertanyaan, pernyataan, atau kata-kata kunci. Misalnya, jika produk Anda adalah kopi, Anda dapat menggunakan pertanyaan seperti “Sudahkah Anda Minum Kopi Hari Ini?” atau pernyataan seperti “Kopi Adalah Teman Terbaik Anda di Pagi Hari” atau kata-kata kunci seperti “Kopi Premium, Kopi Segar, Kopi Nikmat”.

5. Sertakan informasi penting tentang produk Anda.

Langkah kelima dalam membuat brosur dan flyer adalah menyertakan informasi penting tentang produk Anda. Informasi penting adalah informasi yang dapat membantu audiens Anda memutuskan untuk membeli atau tidak membeli produk Anda, seperti fitur, manfaat, harga, lokasi, kontak, atau testimoni.

Informasi lebih lengkap : klik di SINI

Anda harus menyertakan informasi penting yang ringkas, jelas, dan relevan. Informasi penting harus menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar dari audiens Anda, seperti apa, mengapa, bagaimana, kapan, di mana, dan siapa. Misalnya, jika produk Anda adalah kursus bahasa Inggris online, Anda dapat menyertakan informasi penting seperti apa kursusnya (nama, durasi, materi), mengapa kursusnya bermanfaat (manfaat bagi karir, pendidikan, atau hobi), bagaimana cara mengikutinya (persyaratan, proses pendaftaran, metode pembelajaran), kapan kursusnya dimulai (jadwal, batas waktu), di mana kursusnya dilaksanakan (platform online), dan siapa pengajarnya (nama, kualifikasi, pengalaman).

Anda harus menghindari menyertakan informasi yang terlalu banyak, tidak akurat, atau tidak penting karena dapat mengurangi efektivitas brosur atau flyer Anda.

6. Gunakan panggilan untuk bertindak (call to action).

Langkah keenam dalam membuat brosur dan flyer adalah menggunakan panggilan untuk bertindak (call to action). Panggilan untuk bertindak adalah elemen teks yang mendorong audiens Anda untuk melakukan tindakan yang diinginkan, seperti mengunjungi situs web Anda, menghubungi nomor telepon Anda, atau membeli produk Anda.

Anda harus menggunakan panggilan untuk bertindak yang disertai dengan alasan mengapa audiens Anda harus melakukan tindakan tersebut. Alasan tersebut dapat berupa insentif, urgensi, atau keuntungan. Misalnya, jika produk Anda adalah tiket konser musik online, Anda dapat menggunakan panggilan untuk bertindak seperti “Beli Tiket Sekarang dan Dapatkan Diskon 50%” atau “Jangan Lewatkan Kesempatan Ini! Hanya Tersedia Sampai Besok!” atau “Nikmati Pengalaman Menonton Konser Musik Online yang Luar Biasa dengan Kualitas Suara dan Gambar Terbaik”.

Baca juga : bagaimana cara mengukur efektivitas omnichannel marketing?

Anda juga harus menggunakan kata-kata yang menunjukkan tindakan yang jelas dan mudah dilakukan, seperti beli, daftar, hubungi, kunjungi, atau unduh.

7. Revisi dan cetak brosur atau flyer Anda.

Langkah ketujuh dalam membuat brosur dan flyer adalah merevisi dan mencetak brosur atau flyer Anda. Revisi adalah proses memeriksa kesalahan ejaan, tata bahasa, atau desain dari brosur atau flyer Anda. Cetak adalah proses menghasilkan salinan fisik dari brosur atau flyer Anda.

Anda harus merevisi brosur atau flyer Anda untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan yang dapat mengurangi kualitas dan kredibilitas brosur atau flyer Anda. Anda dapat menggunakan alat bantu seperti pemeriksa ejaan, pemeriksa tata bahasa, atau pemeriksa desain untuk membantu Anda merevisi brosur atau flyer Anda.

Anda harus mencetak brosur atau flyer Anda dengan kualitas tinggi dan menggunakan kertas yang sesuai dengan tujuan dan anggaran Anda. Anda dapat menggunakan jasa percetakan profesional atau mencetak sendiri di rumah atau kantor. Anda harus memilih kertas yang tebal, halus, dan berwarna sesuai dengan desain brosur atau flyer Anda. Anda juga harus memilih jumlah salinan yang cukup untuk menjangkau audiens Anda.

Demikianlah cara membuat brosur dan flyer yang menarik dan informatif untuk promosi produk Anda. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat membuat brosur dan flyer yang dapat meningkatkan kesadaran merek, membangun hubungan, dan menghasilkan penjualan. Selamat mencoba!

Semoga bermanfaat bagi pembaca, apabila ingin mendapat informasi lebih lanjut atau informasi mengenai pelatihan seperti :

  • Profesional gromming & Negosiasi
  • Handling objection & technique closing
  • Body language in selling skill
  • Sales territory mnanagement
  • Mengelola piutang penjualan
  • Sales supervisory management
  • Leadership & Managerial skill
  • Distributorship management
  • Trik menembus Target

Silahkan hubungi kami di 081252982900. Atau KLIK DI SINI untuk dapatkan VIDEONYA.


Eksplorasi konten lain dari Jasa - Konsultan Manajemen Bisnis, Pemasaran dan Pemasaran digital Surabaya | Call - 0818521172 , 081252982900 (Wa)

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar