THE DARK SIDE OF WORD OF MOUTH MARKETING, APA ITU?

Kali ini Groedu International Consultant Surabaya, Jogjakarta, Jakarta, Semarang, Bandung dan Malang akan membahas mengenai apa itu perkembangan merek yang dimotori oleh aktivitas dari mulut ke mulut. Sehingga perkembangan merek cepat meledak tetapi kelemahannya juga cepat bermasalah dan cepat mengalami kemunduran. Yuswohadi dalam tulisannya mengulas di bawah ini dengan detail.

Yang banyak kita tahu adalah dampak word-of-mouth (WOM) itu begitu dahsyat dalam mengerek sebuah brand. Itu sebabnya saya menyebut WOM sebagai “the MOST IMPACTFUL marketing approach”. Itu adalah sisi terang (BRIGHT side) dari WOM. Namun WOM juga punya sisi gelap (DARK side). Yang pertama disebut GOOD MOUTH. Sementara yang kedua disebut BAD MOUTH.

Baca juga artikel : peran penting informasi sosial media sebagai salah satu sarana untuk pertumbuhan dan pengembangan sebuah usaha

Sisi gelap inilah yang minggu ini menimpa podcast Close The Door (CTD) milik Deddy Corbuzier. Sebagai sebuah brand, podcast CTD besar dengan  sangat cepat dan menjadi top of mind di acara sejenis praktis berkat WOM. Content-content talkshow bersama bintang-bintang tamu yang kontroversial seperti: Juliari Batubara, Indaria Kenz, Dewa Kipas, Lucinta Luna, hingga Dea Only Fans memicu viral sehingga meroketkan CTD demikian cepat.  

Ciri dari brand yang sangat mengandalkan WOM adalah brand tersebut RAPUH (frigile). Maksudnya, brand tersebut gampang meroket oleh kekuatan GOOD MOUTH, tapi juga begitu mudah jatuh terjerembab oleh hempasan BAD MOUTH. Dalam kasus CTD misalnya, konten LBGT yang diangkat oleh Deddy langsung menuai kecaman dari Netizen yang berujung viralnya tagar #unsubscribepodcastcorbuzier

Jadi marketing yang mengandalkan WOM adalah layaknya “pedang bermata dua”. Di satu sisi GOOD MOUTH bisa meroketkan brand dalam waktu super singkat. Tapi di sisi lain, BAD MOUTH bisa menjatuhkan brand super singkat pula.  Celakanya, satu saja BAD MOUTH menerpa, ia bisa meluluhlantakkan brand yang sdh dibangun bertahun-tahun sebelumnya. Sehingga apa pesan berharga yang bisa dipetik oleh setiap brand owner?
Baca juga artikel : social media marketing

Kalau brand Anda mengandalkan WOM sebagai backbone strategi branding, maka Anda harus  super hati-hati mengelola brand. Jangan sekali-kali blunder dan tergelincir menciptakan BAD MOUTH yang dampaknya fatal bagi kelangsungan brand Anda. BAD MOUTH secara sistematis akan mengerosi REPUTASI, TRUST, dan KREDIBILITAS brand. Bahkan BAD MOUTH bisa mengancam kelangsungan brand Anda dalam sekejab.

Semoga artikel diatas bermanfaat, apabila pembaca membutuhkan informasi lebih lanjut dan membutuhkan pendampingan dalam meningkatkan brand melalui digital marketing, silahkan hubungi kami di SINI.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s