YUK KITA MENGENAL ALAT-ALAT YANG DIPAKAI DI MANUFACTURING!

Industri Manufaktur merupakan salah satu cabang industri yang banyak menggunakan bantuan mesin, alat-alat manufaktur dan tentunya tenaga kerja untuk membuat bahan mentah menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual untuk segera dipasarkan. Manufaktur bisa berupa industri kerajinan tangan maupun produksi dengan teknologi tinggi. Tentu saja perusahaan manufaktur tidak bisa menghasilkan sebuah barang untuk dijual jika tidak menggunakan alat-alat manufaktur. Lalu, apa saja kah alat yang digunakan untuk industri manufaktur?

Berikut ini akan dijelaskan mengenai beberapa macam alat-alat yang pada umumnya digunakan untuk industri manufaktur.

Menggenal Alat-alat Manufaktur, Jenis, dan Fungsinya

Ada banyak sekali alat-alat manufaktur yang digunakan dalam industri. Dari sekian banyak alat itu, akan dibahas beberapa saja.

  • Mesin Frais atau Milling

Mesin frais adalah mesin perkakas yang memiliki pisau atau pahat frais yang berputar di poros utama sebuah mesin. Semua benda yang digunakan untuk kerja dihantarkan ke pisau tersebut, secara horizontal, vertikal, atau melintang tergantung kebutuhan yang ingin dihasilkan oleh perusahaan. Mesin frasis bukan hanya memiliki satu jenis, namun 9 jenis. Apa sajakah kesembilan jenis tersebut? Antara lain sebagai berikut :

  • Mesin Frais Universal

Mesin ini dikonstruksi dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi. Jika dilihat sekilas, mesin ini mirip dengan jenis mesin frais lainnya, yaitu frais datar. Perbedaan kedua jenis itu hanya terletak di meja kerjanya, meja kerja mesin milling jenis ini memiliki empat poros yang memungkinkan mesin dapat berputar secara horizontal.

  • Mesin Frais Vertikal

Mesin ini disebut mesin frais vertikal karena memang mesin ini “duduk” secara vertikal dari spindel pemotongnya. Gerakan meja jenis ini sama dengan gerakan mesin datar. Gerakan pemotong mesin ini hanya bisa memutar.

  • Mesin Frais Bangku Tetap

Mesin ini memiliki konstruksi yang agak kasar. Bangkunya merupakan benda yang kaku dan berat serta memiliki meja kerja yang gerakannya longitudinal atau bergelombang. Mungkin karena berat mesin yang sangat besar, mesin ini disebut juga dengan bangku tetap.

  • Mesin Frais Jenis Penyerut

Kenapa disebut dengan nama tersebut? Karena mesin milling jenis ini memiliki bentuk yang menyerupai penyerut. Meja mesin ini memiliki gerakan yang longitudinal dan pemotong putarnya menghantarkan gerakan itu menurut gerakan yang sesuai.

  • Mesin Serut Patograph

Nama mesin ini diambil dari sambungan patograf yang dimilikinya untuk memproduksi pola dengan skala yang bisa diperkecil atau diperbesar.

  • Mesin Frais Meja Berputar

Merupakan mesin penyesuaian dari mesin frais jenis vertikal dalam penggunaan yang khusus. Seperti namanya, mesin ini bergerak secara memutar.

  • Mesin Frais Planet

Mesin ini gunanya untuk memfrasi bagian luar maupun bagian dalam sebuah permukaan ulir yang pendek. Mesin ini akan memotong frais kiri, frais kanan dan frais dalam.

  • Mesin Frais Duplikasi

Mesin ini memproduksi suku cadang namun tidak mengubah ukurannya, jadi suku cadang yang difrais dengan mesin ini terlihat seperti semula tanpa berubah sedikit pun.

  • Mesin Frais Pemprofil

Mesin frais pemprofil digunakan untuk membuat profil, mesin ini adalah penyesuaian dari mesin frais jenis lain, yaitu frais vertikal. Gerakan mesin profil ini dipadukan dengan gerakan meja yang bersinggungan dengan bentuk suatu pola.

  1. Mesin Bubut (Mesin Pembentuk Besi)

Mesin perkakas ini berfungsi untuk memotong benda dengan cara diputar. Gerakan berputar mesin bubut disebut dengan gerak potong relatif dari pahat atau gerakan umpan.  Banyaknya ulir yang dihasilkan dari alat ini berasal dari pengaturan perbandingan kecepatan rotasi benda kerja dengan kecepatan translasi pahat. Ulir-ulir yang dihasilkan memiliki ukuran yang berbeda-beda. Pengaturan dilakukan dengan menukar roda gigi translasi yang menghubungkan antara poros ulir dengan poros spindel.

Roda gigi penukar itu berguna untuk memenuhi kebutuhan dalam pebuatan ulir yang dibuat atau disediakan secara khusus. Jumlah roda gigi penukar tidak selalu sama, ada yang berjumlah 15 untuk minimal dan 127 gigi untuk yang maksimal. Tentu saja roda gigi penukar yang memiliki jumlah gigi 127 memiliki ciri dan cara kerja yang khusus.

Cara kerja mesin bubut ini menggunakan poros spindel, poros tersebut akan memutar benda kerja di sebuah piringan pembawa. Piringan pembawa itu lah yang memutar roda gigi pada poros spindel. Dengan roda gigi penghubung itu, putaran disampaikan ke roda gigi poros ulir. Nah, poros berputar karena klem berulir yang akan mengubah putaran menjadi gerak translasi yang membawa pahat. Akibatnya ada sayatan berbentuk ulir di benda kerja itu. Mesin bubut memiliki empat jenis, yaitu mesin bubut universal, khusus, konvensional, dan mesin bubut yang bekerja dengan sistem komputer.

  1. Mesin Sekrap (Shaping Machine)

Mesin sekrap sering disebut juga dengan mesin serut atau ketam. Mesin ini memiliki fungsi untuk mengerjakan segala bidang yang berbentuk rata, cekung, cembung dan lain-lain dalam posisi mendatar, miring, mau pun tegak. Gerakan utama mesin ini adalah lurus bolak-balik secara horizontal atau vertikal.

Mesin sekrap memiliki prinsip kerja, yaitu benda yang akan disayat atau dipotong selalu dalam keadaan diam karena dijepit dengan ragum. Lalu, pahat akan bergerak bolak-balik secara lurus saat melakukan penyayatan. Gerakan maju mundur tersebut dihasilkan dari sebuah motor yang terhubung dengan roda bertingkat lewat sabuk.

Setelah melewati roda bertingkat, perputaran mesin akan dilanjutkan ke roda gigi yang dihubungkan dengan gigi penggerak engkol besar. Oleh karena roda gigi dipasangkan engkol melalui rap, maka jika roda gigi berputar, tap engkol akan ikut berputar eksentrik dan menghasilkan gerakan maju mundur. Jika kedudukan tap akan digeser bisa saja dan menyebabkan panjang eksentrik dan panjang langkah akan berubah.

Mesin sekrap memiliki beberapa jenis, dari beberapa jenisnya yang sering digunakan adalah mesin sekrap jenis horizontal dan sekrap vertikal. Sementara itu proses sekrap terdiri atas dua macam, yaitu proses sekrap atau shaper dan planner. Kedua proses sekrap itu dilakukan untuk benda kecil, sedangkan planner untuk benda yang besar.
Ini lah penjelasan lengkap mengenai jenis-jenis mesin skrap.

  • Mesin Sekrap Horizontal atau Datar

Umumnya, mesin jenis ini hanya digunakan untuk kegiatan produksi dan pekerjaan yang terdiri atas rangka dasar dan rangka yang mendukung lengan horizontal. Benda yang akan dikerjakan didukung oleh rel silang yang akan membuat benda kerja untuk bergerak dengan arah menyilang dengan penggerak daya. Melalui mesin ini pahat melakukan gerakan yang bolak-balik. Mesin jenis ini memiliki panjang langkah maksimal 1.000 mm sehingga cocok untuk benda yang tidak terlalu berat atau benda pendek.

  • Mesin Sekrap Slotter atau Vertikal

Mesin sekrap jenis ini berfungsi untuk menyerut, memotong dan mengerjakan benda yang memiliki permukaan sulit dijangkau. Jika ada benda yang harus dipotong secara vertikal, mesin ini bisa melakukannya. Sementara itu, gerakan pahat mesin ini vertikal turun menurun. Mesin sekrap vertikal ini memiliki meja putar yang akan membuat mesin bisa melakukan pekerjaan yang bertujuan untuk membagi bidang yang sama besar.

  • Mesin Planner

Mesin planner berfungsi untuk mengerjakan suatu benda yang panjang dan besar atau berat. Benda kerja ini terpasang di eratan yang digunakan untuk gerak bolak-balik, sementara pahat digunakan untuk melakukan gerakan ingsutan dan penyetelan. Lebar benda yang akan dikerjakan ditentukan oleh jarak antartiang mesin, sedangkan panjang mesing bisa mencapai 200 sampai 1.000 mm.

Bidang manufaktur ada banyak sekali jenisnya, karena pekerjaan yang paling banyak memang menggunakan mesin, alat-alat, dan pekerja. Suatu benda tidak dapat diproduksi jika perusahaan tidak memiliki alat-alat pendukung manufaktur.

Itulah pembahasan mengenai beberapa alat-alat manufaktur. Sebenarnya masih sangat banyak sekali jenis-jenis/model dan kegunaan alat-alat/mesin manufaktur, namun hanya tiga alat yang umumnya banyak digunakan dalam bidang Industri manufaktur. Semoga artikel ini bisa sedikit menambah wawasan Anda sekalian dan salam sukses.

Sumber Artikel : http://www.anneahira.com/

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s